Gambaran
Trend following rela kehilangan awal dan akhir pergerakan demi trading di bagian tengahnya. Entry diambil saat pullback; keluar saat struktur patah melawan tren.
Tujuan
- Trading hanya di tren yang sudah terbentuk
- Entry saat pullback, bukan saat breakout
- Keluar saat struktur gagal
Kondisi market yang cocok
- Higher high dan higher low (atau kebalikannya)
- EMA berurutan dan miring
Tools dan indikator
- EMA 20 / 50 / 200
- Market structure
Bias market
Arah tren di timeframe trading.
Aturan entry
- Tunggu pullback ke EMA 20 atau 50
- Entry saat harga kembali bergerak searah tren
Konfirmasi
- Higher low bertahan
- Close kembali di atas EMA 20
Stop loss dan take profit
- Stop di bawah low pullback
- Geser stop ke bawah setiap higher low baru
Manajemen risiko
- Posisi lebih kecil kalau pullback-nya dalam
- Tidak menambah posisi yang sedang loss
Contoh valid
Uptrend daily, pullback ke EMA 50 bertahan sebagai higher low, candle berikutnya close kembali di atas EMA 20. Entry dengan stop di bawah higher low.
Contoh tidak valid
Pullback close di bawah higher low sebelumnya: itu CHoCH, bukan pullback.
Kesalahan umum
- Menebak puncak di tren yang kuat
- Entry terlambat setelah pergerakan panjang
Kelebihan
- Aturannya sederhana
- Menangkap pergerakan besar
Keterbatasan
- Profit terkikis di akhir tren
- Kesulitan saat market ranging
Tidak ada strategi yang menjamin profit atau win rate tertentu. Uji dulu di akun demo dan hitung setiap posisi dari risiko tetap.