Gambaran
Scalping mengincar pergerakan kecil di dalam sesi yang aktif. Spread dan komisi memakan porsi besar dari tiap target, jadi hanya instrumen likuid dan jam paling aktif yang cocok.
Tujuan
- Menangkap pergerakan pendek dengan risiko yang ketat dan jelas
- Trading hanya di jam likuiditas tinggi
- Menjaga biaya di bawah porsi tetap dari target
Kondisi market yang cocok
- Spread tipis
- Sesi aktif
- Arah intraday yang jelas
Tools dan indikator
- Market structure
- Fair value gap
- High dan low sesi
Bias market
Ikuti struktur M15; jangan pernah scalping melawannya.
Aturan entry
- Tunggu pullback M15 masuk ke zona
- Entry saat break of structure M1 searah M15
Konfirmasi
- Candle momentum menjauh dari zona
- Tidak ada level besar yang menghalangi
Stop loss dan take profit
- Stop di luar swing M1
- Target ke kumpulan likuiditas terdekat
Manajemen risiko
- Risiko per trade lebih kecil dibanding pendekatan swing
- Batas jumlah trade harian yang tegas
- Berhenti setelah dua loss berturut-turut
Contoh valid
M15 bullish. Harga pullback ke fair value gap M15, M1 break structure ke atas, entry dengan stop di bawah low M1.
Contoh tidak valid
Spread melebar menjelang rilis saat harga ada di zona. Lewati trade-nya.
Kesalahan umum
- Overtrading
- Mengabaikan biaya
- Scalping di market yang sepi
Kelebihan
- Banyak peluang
- Paparan ke market singkat
Keterbatasan
- Biaya sangat berpengaruh
- Menguras mental
- Sensitif terhadap kualitas eksekusi
Tidak ada strategi yang menjamin profit atau win rate tertentu. Uji dulu di akun demo dan hitung setiap posisi dari risiko tetap.