Breakout & Retest

Tunggu level tembus, lalu trading saat harga pertama kali kembali ke sana.

Timeframe yang disarankanH1 / H4

Konten contoh, menunggu review Bangrazka

Gambaran

Banyak breakout yang gagal. Menunggu retest menyaring sebagian di antaranya dan memberi stop yang jelas di sisi seberang level.

Tujuan

  • Tidak mengejar candle breakout
  • Memakai level yang tembus sebagai jangkar risiko

Kondisi market yang cocok

  • Level jelas dengan beberapa reaksi
  • Breakout dengan close candle penuh

Tools dan indikator

  • Support dan resistance
  • Market structure

Bias market

Arah breakout, didukung timeframe yang lebih besar.

Resistance becomes support
Diagram ilustrasi, bukan data market asli.

Aturan entry

  • Tunggu close di luar level
  • Tunggu harga kembali ke level
  • Entry saat ada penolakan dari level itu

Konfirmasi

  • Candle penolakan saat retest
  • BOS di timeframe kecil searah breakout

Stop loss dan take profit

  • Stop di sisi seberang level
  • Target ke level berikutnya

Manajemen risiko

  • Risiko tetap
  • Lewati kalau retest-nya terlalu dalam

Contoh valid

Resistance tembus di H4 dengan close penuh. Dua candle kemudian harga retest, membentuk penolakan, lalu lanjut.

Contoh tidak valid

Harga close kembali di bawah resistance yang tadi tembus. Breakout-nya gagal.

Kesalahan umum

  • Buy di candle breakout
  • Menaruh stop persis di level

Kelebihan

  • Risiko jelas
  • Menyaring sebagian false break

Keterbatasan

  • Pergerakan kuat sering tidak retest
  • Retest bisa kebablasan

Tidak ada strategi yang menjamin profit atau win rate tertentu. Uji dulu di akun demo dan hitung setiap posisi dari risiko tetap.